PBSI tengah serius menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) bagi membentuk pebulutangkis yang siap mental maupun skill. Selain turnamen Super Series & Gold Grand Prix yang akan diikuti, mereka pula bertanding pada SEA Games yang diadakan di Singapura 5-16 Juni 2015.
Untuk menghadapi ajang SEA GAMES, PBSI sedang melakukan persiapan yang matang dalam beberapa bulan terakhir. Apalagi PBSI ditargetkan pemerintah wajib sanggup meraih gelar juara umum misalnya pada beberapa SEA Games sebelumnya.
Menghadapi pelatnas kali ini, kami memiliki 59 pemain ditambah tujuh lagi yang baru bergabung ke pelatnas Cipayung. Selain itu, waktu ini kami mempunyai database pemain yang nantinya akan kami serahkan ke klub pemain masing-masing, ucap Rexy Mainaky, kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Kamis (12/2/2015).
Total dengan datangnya enam pemain baru, waktu ini pelatnas Cipayung dihuni 66 atlet bulutangkis. Belum termasuk sembilan pemain magang yang sewaktu-waktu bisa sebagai skuad tetap pelatnas.
Saat ditanya berapa atlet yang akan diterjunkan PBSI ke SEA Games 2015, Rexy belum memahami secara pasti. karena SEA Games masih sekitar empat bulan lagi, kami masih memantau performa yang ditampilkan anak-anak. Tentunya, bila negara lawan menurunkan pemain utamanya, kami pula akan memainkan pebulutangkis terhebat kami, katanya
Kekuatan Bulutangkis dunia, khususnya kawasan Asia Tenggara telah relatif merata. Terutama Thailand yang hadir menjadi kekuatan baru lewat atletnya pada nomor tunggal putri, misalnya juara dunia 2013, Ratchanok Inthanon ataupun Porntip Buranaprasertsuk, Nichaon Jindapon & Busanan Ongbumrungpan.
Tentunya, dengan peningkatan prestasi yang diraih negara jiran, pebulutangkis Indonesia diharapkan terpacu dan balik meraih gelar tertinggi di ajang bulu tangkis dunia. Karena, sudah cukup lama Indonesia tidak melahirkan juara dunia dari nomor tunggal putra, tunggal putri & ganda putri.
Untuk menghadapi ajang SEA GAMES, PBSI sedang melakukan persiapan yang matang dalam beberapa bulan terakhir. Apalagi PBSI ditargetkan pemerintah wajib sanggup meraih gelar juara umum misalnya pada beberapa SEA Games sebelumnya.
Menghadapi pelatnas kali ini, kami memiliki 59 pemain ditambah tujuh lagi yang baru bergabung ke pelatnas Cipayung. Selain itu, waktu ini kami mempunyai database pemain yang nantinya akan kami serahkan ke klub pemain masing-masing, ucap Rexy Mainaky, kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Kamis (12/2/2015).
Total dengan datangnya enam pemain baru, waktu ini pelatnas Cipayung dihuni 66 atlet bulutangkis. Belum termasuk sembilan pemain magang yang sewaktu-waktu bisa sebagai skuad tetap pelatnas.
Saat ditanya berapa atlet yang akan diterjunkan PBSI ke SEA Games 2015, Rexy belum memahami secara pasti. karena SEA Games masih sekitar empat bulan lagi, kami masih memantau performa yang ditampilkan anak-anak. Tentunya, bila negara lawan menurunkan pemain utamanya, kami pula akan memainkan pebulutangkis terhebat kami, katanya
Kekuatan Bulutangkis dunia, khususnya kawasan Asia Tenggara telah relatif merata. Terutama Thailand yang hadir menjadi kekuatan baru lewat atletnya pada nomor tunggal putri, misalnya juara dunia 2013, Ratchanok Inthanon ataupun Porntip Buranaprasertsuk, Nichaon Jindapon & Busanan Ongbumrungpan.
Tentunya, dengan peningkatan prestasi yang diraih negara jiran, pebulutangkis Indonesia diharapkan terpacu dan balik meraih gelar tertinggi di ajang bulu tangkis dunia. Karena, sudah cukup lama Indonesia tidak melahirkan juara dunia dari nomor tunggal putra, tunggal putri & ganda putri.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar